Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Brokat Bali

Brokat Bali adalah termasuk kain bali yang di pergunaan sembahyang oleh umat Hindu. BrokatBaliini ada berbagai macam dan model. Apabila anda tertarik bisa melihat model dan warna berikut ini

Brokat Semi Prancis

Bahan : Brokat Prancis

Harga : Rp 250.000

warna dan model ada di bawah ini

Cara merawat kain endek

Apabila anda yang memiliki Kain Endek janganlah anda kawatir bagaimana cara merawat agar warnanya tetap bagus dan tidak cepat rusak. Simak berikut tips dan cara merawat kain endek :

1. Kain endek jagna terlalu sering di cuci agar warnanya tidak cepat luntur dan pudar dan jangan memakai detergen saat mencuci cukup hanya di celupkan dalam air saja.

2. Saat menjemur Kain Endekjangan sampai terkenan sinar matahari tetapi cukup hanya di angin-anginkan saja

3. Bila Kain Endek ingin di setrika, maka setrikalah saat kain tersebut dalam keadaan kering agar kain tersebut tidak rusak.

Demikian tips yang dapat saya berikan. semoga tips ini dapat membantu dan menghilangkan rasa kekawatiran anda dalam merawat Kain Endek yang anda miliki. selamat mencoba

Cara merawat kain Songket

Apabila Anda memiliki Kain Songket jangan kawatir bagaimana cara merawat agar kain songket tetap bagus. Simak Berikut cara merawat Kain songket agar tetap terlihat bagus :

1. Kain Songket jangan di cuci agar benang-benangnya tidak rusak an tidak keluar.
2. Setelah Kain Songket dipakai, di anjurkan untung menggantung kain tersebut agar tetap mendapatkan angin.
3. Saat penyimpanan Kain Songket jangan di lipat agar benang-benangnya tidak rusak tetapi di gulung seperti karpet. dan saat di taruh di almari harus di kasih kapur barus agar tetap wangi

4. Kain songket jangan lupa sesekali di kluarkan agar dapat di angin-anginkan

Demikian tips yang dapat saya berikan, semoga tips ini dapat membatu anda dalam Penyimpanan kain songket agar kain tetap bagus dan tidak mudah rusak

kain bali

Kain Bali merupakan kain yang di pakai sebagai bawahan dari kebaya yang di pergunakan untuk sembahyang bagi perempuan Bali. Kain Bali ini terbuat dari berbagai bahan dan berbagai harga, dari harga murah sampai harga yang paling mahal. Berikut produk dan model-model dari kain bali yang kami siapkan

Kain Endek Klungkung

bahan dari sutra

Harga Rp. 200.000

masih banyak model dan pilihan lainnya

Kain songket

bahan dari songket dan sutra

harga Rp. 450.000

masih banyak model dan pilihan yang lain

 

ahan : katun

Harga : Rp 150.000

Masih banyak model dan pilihan lain

Kain sutra bali

Bahan : sutra

Harga : Rp. 250.000

Masiha bayak kodel dan pilihan lain

 

Cara Merawat kebaya

Cara merawat kebaya bukanlah mudah, apalagi kebaya anda penuh dengan hiasan payet-payetnya. Semakin banyak dan semakin bagus desain kebaya tersebut maka semakin susah untuk merawat dan menjaga agar kebaya tersebut tetap seperti baru. Tapi janganlah kawatir saya ada cara dan tips untuk merawat kebaya agar tetap baru dan bagus.

1. Kebaya jangan terlalu sering cuci setelah pemakaian,apabila tidak kotor dan tidak terlalu berbau maka cukup di angin-anginkan saja.

2. Hindari mencuci Kebaya dengan mesin cuci

3. Apabila mencuci Kebayahindari mencuci dengan detergen yang mengandung pemutih, alahkah baiknya cuci kebaya tersebut dengan shampo karena shampo juga melembutkan.

4. Hindari menyetrika Kebaya karena dapat mengubah tekstur kebaya menjadi lemas, bila kusut maka cukup di gantung saja

5. Sekali-kali keluarkan koleksi kebaya anda agar dapat di angin-anginkan, dan jangan lupa untuk menaruh kapur barus atau kaper di tempat anda menyimpan kebaya tersebut

Demikian Tips dan cara merawat Kebaya anda agar tetap bagus dan terlihat baru.

Kebaya Bali : Sejarah dan Tradisi

Kebaya Bali merupakan bentuk busana atasan yang di pergunakan oleh kaum wanita untuk melakukan persembahyangan.Kebaya Bali dikenakan dengan kain atau kamben seperti kain songket, kain endek, atau dengan kain sutra. Di bali kebaya memiliki sejarah yang jauh lebih kuat.Pada zaman dahulu wanita Bali tidak mengenal kebaya, mereka hanya menggunakan semacam selendang lebar yang dililitkan dari bawah payudara ke arah pinggang. Dengan adanya berkembangnya zaman makan barulah di kenal Kebaya Bali yang berawal dari para wanita di lingkungan puri dan akhirnya memasyarakat ke publik luas.

Menurut orang Bali. Kebaya Bali tidaklah memiliki unsur sakral yang kuat, tetapi melainkan unsur budaya dan adat istiadat yang harus dijaga kelestariannya yang terdapat pada kebaya bali tersebut. Kebaya Bali dikenakan dan di lihat dari segi kerapian, keserasian dan untuk kesempatan apa, bagaimana dan kapan kebaya tersebut dapat di pergunakan.

Kebaya Bali dikenakan pada acara saat-saat tertentu biasanya pada acara yang di anggap penting seperti halnya saat upacara persembahyangan Umat Hindu. Kebaya Bali memiliki ciri khas tersendiri seperti halnya kebya-kebaya dari daerah lain seperti sunda atau jawa adalah bentuk kerah V dan memilih kain tranfaran bermotif dengan aplikasi kain didalamnya. Tetapi Kebaya Bali  terletak pada detailnya yang seperti kain yang melilit pada pinggang (senteng). senteng ini ada juga yang langsung dikaitkan dengan kebaya tau terpisah. Kebaya Bali tidaklah leas dari sentuhan-sentuhan modern yang di sentuhkan oleh para desainer.

Kebaya Bali ternyata tidaklah hanya terkenal di lingkungan bali saja, tetapi melainkan di luar pulau bali juga terkenal. Banyak wanita yang tertarik pada Kebaya Bali yang menari dan unik. Dengan adanya hal ini maka keberadaan kebaya modifikasipun menjadi mudah didapatkan di tanah Air. Para luar suku Bali mungkin setuju dengan pernyataan bahwa kebaya bali memiliki ke unikan dan unsur budaya yang tersendiri.